Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek jalan di Kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah. - ANTARA FOTO/Aji
Premium

Investor Mini Kepincut Sukuk Ritel

17 Maret 2021 | 17:54 WIB
Investor ritel dengan dana Rp1 juta hingga Rp3 miliar memborong sukuk ritel (SR) 014. Kepincut bunga di atas deposito dan tenor yang singkat.

Bisnis.com, JAKARTA - Investor ritel makin kepincut meletakkan uangnya di surat utang negara berbasis syariah (Sukuk). Dalam penerbitan surat utang untuk kali ke-14 yang ditutup hari ini, pemerintah meraup target yang ditetapkan sebesar Rp16,75 triliun. 

Sukuk ritel (SR) adalah surat utang yang diterbitkan negara. Bedanya dengan surat utang negara lain, SR berbasiskan proyek dan dikelola berdasarkan prinsip syariah. Istimewanya, seri ini juga dapat dipesan secara daring. Akad yang digunakan dalam surat utang ini adalah ijarah atau menyewakan namun tidak bermaksud untuk memilikinya. 

Semarak masuknya investor ritel ke SR014 terlihat dari bergeraknya target pemerintah. Awalnya, saat dicanangkan Kementerian Keuangan menargetkan sedikitnya SR-14 menyerap dana masyarakat Rp5 triliun, yang kemudian dinaikkan secara berkala menjadi Rp7 triliun, Rp10 triliun, Rp13 triliun, Rp15 triliun, hingga terakhir di posisi Rp16,75 triliun.

Pemesanan ini dilakukan sejak 26 Januari 2021 lalu hingga 17 Maret 2021 pukul 10.00 WIB. Pemesanan minimal ditetapkan sebesar Rp1 juta, sedangkan angka pembelian maksimal setiap RDN sebesar Rp3 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top