Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat berat membersihkan area penimbunan batu bara. -  Bloomberg / Nicolo Filippo Rosso
Premium

Manuver United Tractors (UNTR) Usai Adaro (ADRO) Berpaling

16 Maret 2021 | 18:30 WIB
PT United Tractors Tbk. (UNTR) tengah mencari peluang baru setelah kontrak PT Pamapersada Nusantara dengan anak usaha PT Adaro Energy (ADRO) berakhir.

Bisnis.com, JAKARTA — PT United Tractors Tbk. (UNTR) menyatakan berakhirnya kontrak antara anak usaha perusahaan dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) telah diperhitungkan sebelumnya.

Dalam riset terbaru yang dipublikasikan melalui Bloomberg, Tim Analis J.P. Morgan menyampaikan bahwa kontrak jasa kontraktor pertambangan anak usaha UNTR, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), dengan anak usaha ADRO, PT Adaro Indonesia, akan berakhir mulai 1 Agustus 2021.

J.P. Morgan menjelaskan bahwa Adaro Energy merupakan salah satu penambang batu bara terbesar di Indonesia. Pekerjaan dari perusahaan dikomandoi Garibaldi Thohir itu menyumbang 8 persen volume produksi tahunan PAMA.

Perbankan investasi asal Amerika Serikat (AS) itu mencatat PAMA menghasilkan pendapatan Rp29,2 triliun pada 2020. Artinya, anak usaha kontraktor pertambangan itu menyumbang 48 persen dari total pendapatan Rp60,3 triliun yang direalisasikan UNTR pada 2020.

“Secara efektif, hilangnya Adaro sebagai klien PAMA akan berdampak sekitar 3,8 persen dari total pendapatan UNTR,” tulis Tim Analis J.P. Morgan dikutip, Selasa (16/3/2021).

J.P. Morgan menyebut Adaro juga telah mengembangkan lini kontraktor pertambangan internal PT Saptaindra Sejati (SIS). Entitas itu digadang-gadang memperoleh lebih banyak alokasi bisnis setelah pemutusan kontrak dengan PAMA.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top