Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana di smelter milik PT Timah Tbk. (TINS) di Mentok, Bangka, Indonesia, Selasa (19/11/2013). - Bloomberg/Dimas Ardian
Premium

Maju-mundur Timah (TINS) Jual Tambang Batu Bara

16 Maret 2021 | 16:16 WIB
Timah menjual tambang batu bara Truba Bara Banyu Enim senilai Rp159 miliar namun saat yang sama membatalkan penjualan tambang Tanjung Alam Jaya senilai Rp360 miliar. Ada apa?

Bisnis.com, JAKARTA - PT Timah Tbk. (TINS) memutuskan menjual saham PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) senilai Rp159 miliar. Saat yang sama perusahaan membatalkan penjualan PT Tanjung Alam Jaya (TAJ) yang sebelumnya dilepas dalam perjanjian sejak 2014 lalu. 

Laporan keuangan Timah (TINS) mencatat TBBE dan TAJ memiliki izin konsesi yang berdekatan. TAJ dengan kontrak P2KB memiliki izin konsesi hingga 2030. Perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan itu memiliki izin komersil 30 tahun sejak tahun 2000.

Sedangkan izin operasi TBBE berakhir pada 2031. Perusahaan yang berlokasi di Muara Enim berstatus cucu usaha. Timah memiliki tambang batu bara ini melalui anak usahanya PT Timah Investasi Mineral (TIM) dengan kontrak izin usaha pertambangan selama 20 tahun atau sejak 2011.

Laporan keuangan perusahaan mencatat penjualan TBBE disepakati direksi pada 17 Desember 2019. Penjualan ini ditandai dengan penandatangan perjanjian pendahuluan. Pembeli tambang batu bara itu adalah kongsi PT RMK Energy dan PT Gardatama Mulia Kencana.

RMK dan mitranya yang menjalankan bisnis pelabuhan batu bara telah membayar Rp15,9 miliar setelah penandatanganan perjanjian. Selanjutnya pada 31 Agustus, Timah dan calon pembelinya sepakat melakukan pembaharuan kontrak dengan target penyelesaian transaksi pada Agustus 2021. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top