Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo Tesla Inc terpampang di sebuah unit mobil listrik buatan perusahaan tersebut di Fremont, California, AS, Senin (20/7/2020). - Bloomberg/Nina Riggio
Premium

Menguji Klaim Lo Kheng Hong soal Perbandingan Astra International (ASII) vs Tesla

15 Maret 2021 | 18:14 WIB
Investor saham kawakan Lo Kheng Hong menyebut kinerja Tesla Inc. masih kalah dari PT Astra International Tbk. (ASII). Benarkah demikian?

Bisnis.com, JAKARTA — Investor veteran Lo Kheng Hong lagi-lagi menebar pujian kepada emiten raksasa PT Astra International Tbk. (ASII). Sosok yang kondang karena kisah cuan investasinya di PT United Tractors Tbk. (UNTR)—entitas yang juga merupakan anak usaha ASII—tersebut menyebut ASII sebagai perusahaan yang kelasnya di atas perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla Inc.

“Lihat laba Tesla tahun 2020 sebesar US$721 juta. Ternyata laba Astra lebih besar 60 persen dari Tesla,” tutur Lo, akhir pekan lalu.

Atas kondisi tersebut, Pak Lo kemudian menyebut kebiasaan investor memuja-muja Tesla sebagai sikap berlebihan.

“Ternyata begini kinerja Tesla, perusahaan yang diagung-agungkan dunia. Bersama [dibandingkan] perusahaan William Soeryadjaya,” imbuhnya.

Ini bukan kali pertama Lo Kheng Hong memuji ASII. Pada pengujung Oktober 2020, dia juga sempat menyinggung ASII sebagai salah satu saham yang mustahil merugikan jika dijadikan tempat berinvestasi via pasar modal.

Pernyataan Lo memang mengandung kebenaran. Penilaian bahwa saham Tesla diapresiasi secara berlebihan toh juga kompak dikumandangkan para pakar. Salah satunya, misal, oleh pakar ekonomi terapan Johns Hopkins University sekaligus profesor University St. Andrews Simon Constable.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top