Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo PTIndomobilSukses Internasional Tbk. (IMAS).  - Bisnis.com
Premium

Historia Bisnis: Ambisi IMAS di Pasar Mobil Murah

14 Maret 2021 | 17:51 WIB
Pada medio 1996, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) berambisi untuk memproduksi mobil dengan harga di kisaran Rp20 juta.

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini pemerintah telah memberikan relaksasi perpajakan kepada industri otomotif nasional, di tengah pandemi Covid-19.

Kebijakan itu dilakukan pemerintah dengan menurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) atau diskon pajak untuk kendaraan bermotor. 

Penjualan mobil dengan harga miring, melalui insentif pajak itu diharapkan dapat menggairahkan industri otomotif nasional, setelah tertekan oleh pandemi Covid-18 tahun lalu.

Sejumlah produsen otomotif pun bersiap untuk memanfaatkan instrumen insentif tersebut. Harapannya, harga mobil akan lebih terjangkau bagi kantong masyarakat.   

Langkah yang hampir serupa meskipun tak sama pun sempat dilakukan pemerintah pada medio 1996. Bedanya, kala itu pemerintah menerbitkan beleid agar tercipta industri mobil nasional (mobnas) di dalam negeri. Tujuannya, harga mobil di dalam negeri bisa jauh lebih murah, sehingga dapat dijangkau masyarakat luas.

Kala itu, salah satu perusahaan yang siap untuk menyediakan mobil nasional dengan harga murah adalah PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS). Perusahaan tersebut berambisi untuk memproduksi mobil dengan harga di kisaran Rp20 juta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top