Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Historia Bisnis : Perusahaan Kertas Prabowo Lunasi Utang ke BMRI

08 Maret 2021 | 21:00 WIB
Perusahaan kertas yang dimiliki oleh  Prabowo Subianto, PT Kiani Kertas, melunasi sisa utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan skema refinancing.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kiani Kertas menggunakan dana refinancing untuk membayar utang secara bertahap kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada Maret 2007 hingga Juni 2007.

Perusahaan penghasil bubur kertas milik Prabowo Subianto melalui PT Fayola Investment Limited sebesar 99,99 persen dan PT Metra Tujuh Dua 0,01 persen telah melunasi kewajibannya kepada Bank Mandiri senilai US$47 juta sampai dengan 8 Maret 2007.

Manajemen Bank Mandiri mengungkapkan Kiani Kertas terus melakukan pembayaran utang kepada perseroan. Pelunasan akan dilakukan hingga Juni 2007.

Skema pelunasan itu diungkapkan oleh Wadirut Bank Mandiri I Wayan Agus Mertayasa kepada Bisnis edisi 8 Maret 2007 dalam artikel berjudul ‘Utang Kiani ke Bank Mandiri tuntas Juni’.

“Mereka terus membayar utang kepada kami Bank Mandiri. Dari sisa kewajiban ke Bank Mandiri, semuanya akan dilunasi mulai Maret hingga Juni tahun ini,” ujarnya dalam Koran Bisnis Indonesia edisi 8 Maret 2007.

Adapun, emiten berkode saham BMRI itu akan menerima pelunsan sisa utang Kiani Kertas senilai US$154 juta hingga Juni 2007.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top