Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pemandangan pipa minyak di dekat pusat penyimpanan di Cushing, Oklahoma. - - Bloomberg.
Premium

Pilih-pilih Emiten Migas saat Harga Minyak Mendaki

08 Maret 2021 | 22:08 WIB
Bursa Efek Indonesia memiliki 19 emiten sektor minyak, gas dan industri pendukung. Pergerakan harga sahamnya beragam seiring penguatan harga minyak dunia.

Bisnis.com, JAKARTA -  Saham-saham dalam sub sektor minyak, gas dan bisnis penunjangnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami nasib yang berbeda-beda meski harga minyak telah menguat 30 persen sepanjang tahun berjalan. 

Tercatat dari 19 emiten sub sektor migas, hanya enam emiten sahamnya menguat, delapan melemah, dua saham di zona Rp50, dan tiga saham dalam posisi suspensi sepanjang tahun berjalan (year-to-date). 

Dalam perdagangan Senin (8/3/2021), pukul 14.10 WIB, Bloomberg mencatat harga minyak WTI kontrak April 2021 naik 1,62 persen atau 1,07 poin menjadi US$67,16 per barel. Harga minyak Brent kontrak Mei 2020 meningkat 1,73 persen atau 1,2 poin menuju US$70,56 per barrel.

Meski begitu, pada pukul 20.23 WIB, harga minyak bergerak ke zona merah harian. WTI kontrak April diperdagangkan di level US$65,75 per barel. Sedangkan minyak Brent pengiriman Mei 2021 menjadi US$68,94 per barel. 

Sebelumnya pada penutupan perdagangan Jumat (5/3/2021), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan April menguat 3,54 persen ke level US$66,09 per barel di New York Mercantile Exchange, level ini tertinggi sejak April 2019.

Penguatan saham emiten sektor minyak dipimpin oleh PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX). Perusahaan pengeboran lepas pantai dan pengeboran darat itu mengalami lonjakan harga saham 27,75 persen sepanjang tahun berjalan (year-to-date). Harga saham APEX melonjak dari Rp382 pada 4 Januari 2021 menjadi Rp488 dalam penutupan perdagangan hari ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top