Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir (kedua kiri), Pengusaha Mochtar Riady (kedua kanan), Rektor UI Muhammad Anis (kanan), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) dan Ketua DPR Bambang Soesatyo (tengah) berjabat tangan usai meresmikan Gedung Mochtar Riady FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (2/5/2019). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Premium

HISTORIA BISNIS: Lakon Episodik Keluarga Mochtar Riady dalam Merger Lippo-Niaga

06 Maret 2021 | 14:30 WIB
Badan Pengawas Pasar Modal menyatakan, setelah diadakan penelitian, pemegang saham baru Bank Niaga adalah anak perusahaan Grup Lippo.

Bisnis.com, JAKARTA — Khazanah Berhard, selaku pengendali PT Bank Lippo Tbk. dan PT CIMB Niaga Tbk., resmi menggabungkan kedua bank itu pada 3 November 2008, setelah sebelumnya 51 persen saham Lippo Bank dibeli dari Santubong Investment BV pada 28 Oktober 2008.

Sejak hari itu juga, saham PT Bank Lippo Tbk., dengan kode saham LPBN, resmi dihapus dari papan perdagangan di lantai Bursa Efek Indonesia, setelah sebelumnya sempat disuspensi selama 3 hari.

Merger kedua bank tersebut itu sendiri sudah disetujui oleh otoritas moneter Bank Indonesia sejak 15 Oktober 2008, seiring dengan konsolidasi perbankan sebagai dampak dari penerapan single presence policy.

Single presence policy atau kebijakan kepemilikan tunggal adalah aturan yang mewajibkan seluruh pemilik bank, khususnya pemegang saham pengendali, untuk mengkonsolidasikan kepemilikannya di bank-bank yang ada dalam satu grup usaha dengan batas waktu hingga 2010.

Kebijakan kepemilikan tunggal ini menguntungkan para pemilik bank karena iming-iming sejumlah insentif, seperti pelonggaran sementara pemenuhan giro wajib minimum (GWM) dan perpanjangan waktu penyelesaian pelampauan batas maksimum pemberian kredit.

Selain itu, pemegang saham pengendali juga akan dimudahkan untuk membuka kantor cabang hingga pelonggaran sementara good corporate governance.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top