Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Premium

Kala Manuver Putra Bungsu Prajogo Belum Mampu Bangkitkan Saham Chandra Asri (TPIA)

05 Maret 2021 | 18:24 WIB
Langkah Baritono, putra bungsu Prajogo Pangestu, rupanya belum mampu mengerek kinerja saham PT Chandra Asri Tbk. (TPIA).

Bisnis.com, JAKARTA – Satu garis keturunan Prajogo Pangestu akhirnya masuk dalam komposisi pemegang saham PT Chandra Asri Tbk. (TPIA). Adalah Baritono, anak bungsunya, yang akhirnya melakukan pembelian saham perusahaan migas raksasa tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan TPIA pada Kamis (4/3/2021), Baritono melaporkan bahwa pembelian dilakukan pada 23 Februari 2021.

Tidak banyak memang porsi saham yang dia beli, yakni 24.500 saham atau tak sampai 0,01 persen porsi saham TPIA keseluruhan. Pembelian tersebut dilakukan saat harga saham TPIA berada di level Rp10.120 per saham, sehingga dia merogoh kocek Rp247,94 juta.

“Tujuan dari transaksi adalah investasi, dan status kepemilikan langsung,” demikian disampaikan di keterbukaan informasi tersebut.

Baritono sebenarnya sudah tercatat sebagai Wakil Direktur perusahaan tersebut, tetapi sebelumnya dia tidak memiliki sepeser pun saham di TPIA. Adapun ayahnya, Prajogo Pangestu, tercatat memiliki sekitar 2,68 miliar saham alias 15,05 persen saham individu.

Porsi mayoritas TPIA dipegang PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), induk usaha mereka yang masih dikendalikan Prajogo bersama anak sulungnya alias kakak kandung Baritono, Agus Salim Pangestu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top