Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat berat membersihkan area penimbunan batu bara. -  Bloomberg / Nicolo Filippo Rosso
Premium

Batu Bara Digempur Sinyal Negatif dari China dan India

01 Maret 2021 | 20:54 WIB
China dan India selama ini menjadi salah satu tujuan utama ekspor produk batu bara Indonesia. Namun, kedua negara tersebut kini sedang berupaya keras mengurangi konsumsi bahan bakar fosil tersebut.

Bisnis.com, JAKARTA – China selama ini menjadi salah satu tujuan utama ekspor produk batu bara Indonesia. Namun, sinyal negatif muncul dari negara tersebut, setelah sebelumnya datang dari India.

Seperti dilaporkan oleh Bloomberg, Senin (1/3/2021), penggunaan batu bara China dalam bauran energinya terus menurun pada 2020. Hal itu tak lepas dari langkah negara tersebut untuk mengurangi emisi polusi guna memenuhi target pengendalian perubahan iklim Beijing.

Seperti diketahui, penggunaan batu bara menyumbang 56,8 persen dari total konsumsi energi negara itu tahun lalu. Volume itu turun 0,9 persen dari 2019, menurut laporan Biro Statistik Nasional China.

Kendati mengalami penurunan, penggunaan batu bara pada tahun lalu tersebut masih di bawah target yang ditentukan sebesar 57,5 persen.

Hal itu tak lepas dari adanya lonjakan penggunaan batu bara selama pandemi Covid-19 sebesar 0,6 persen. Adapun, secara total, konsumsi energi China naik 2,2 persen pada 2020 dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping berjanji negaranya akan menargetkan menghapuskan produksi karbon pada 2060. Pesan itu disampaikannya dalam pidatonya pada 22 September 2020 di PBB.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top