Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja membersihakan lantai di depan patung William Soeryadjaya, pendiri Astra. - Antara / Hafidz Mubarak A
Premium

Komitmen Bagi Dividen Final, Saham Astra (ASII) Bisa Rp6.700?

26 Februari 2021 | 06:17 WIB
PT Astra International Tbk. (ASII) akan mengusulkan dividen final dalam RUPST pada April 2021 meski kinerja keuangan tahun lalu menurun. Bagaimana target harga dan rekomendasi saham menurut konsensus?

Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) berkomitmen membagikan dividen final meski catatan kinerja keuangan periode 2020 tidak luput dari dampak pandemi Covid-19. Prospek perbaikan kinerja keuangan dan kenaikan harga saham tahun ini masih terbuka lebar.

Pada 2020, emiten berkode saham ASII itu membukukan pendapatan Rp175,04 triliun, turun 26,19 persen dari realisasi Rp237,16 triliun pada 2019. Pendapatan terbesar perseroan bersumber dari segmen otomotif dengan penjualan sebelum eliminasi senilai Rp67,94 triliun dan segmen alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi senilai Rp60,34 triliun.

Pada saat yang sama, beban pokok penjualan ASII juga menyusut 26,98 persen year on year (yoy) menjadi Rp136,48 triliun.

Secara organik, ASII mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp10,28 triliun pada 2020. Realisasi itu turun 52,63 persen yoy dari capaian Rp21,7 triliun pada 2019.

Namun, bottom line ASII dipertebal oleh keuntungan penjualan investasi PT Bank Permata Tbk. (BNLI) senilai Rp5,88 triliun. Alhasil, total laba bersih ASII pada akhir 2020 mencapai Rp16,16 triliun atau turun 25,54 persen secara tahunan.

Pendapatan yang dikantongi ASII pada 2020 masih sejalan dengan konsensus analis sebesar Rp174,99 triliun. Namun, laba bersihnya mampu melampaui proyeksi Rp15,46 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top