Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Papan pengawasan khusus bakal dibuat untuk menempatkan saham-saham yang kini diperdagangkan di level gocap atau level terendah. (Bisnis - Nurul Hidayat)
Premium

Gelombang Penolakan Penutupan Kode Broker, Akhir Bandarmology?

25 Februari 2021 | 05:02 WIB
Rencana BEI melakukan penutupan kode broker dan tipe investor mendapat hujan penolakan dan komentar pedas dari investor.

Bisnis.com, JAKARTA — Para investor bereaksi cepat menolak rencana PT Bursa Efek Indonesia melakukan penutupan kode broker dalam running trade di sistem perdagangan mulai 26 Juli 2021. Kegelisahan utama datang dari para penganut analisis bandarmology.

Norris masih terbilang baru terjun ke dunia investasi saham. Karyawan salah satu pabrik itu mulai mempelajari pasar modal pada 2018 dan memutuskan terjun langsung akhir 2019.

Baginya, informasi kode broker menjadi salah satu petunjuk dalam berinvestasi di pasar modal. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan tidak setuju terhadap rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penutupan kode broker.

“Sangat tidak setuju karena akan mempersulit melihat pergerakan bandar. [Kode broker] supaya tahu broker mana yang sedang melakukan pembelian besar dan penjualan yang jumlah besar,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (24/2/2021) malam.

Norris tidak sendirian. Ada ribuan investor lain yang berpendapat sama dengannya.

Jumlah itu merupakan para penandatangan petisi di platform daring change.org yang digagas oleh pengguna bernama Bunga Trader dengan judul ‘Tolak Kebijakan BEI Terkait Penutupan Kode Broker & Tipe Investor’.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top