Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Premium

Ramalan Goldman Sachs saat Harga Emas Hari Ini di Bawah US$1.800

25 Februari 2021 | 20:01 WIB
Harga emas terus melemah, masihkah ada keyakinan pembalikan?

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas kembali melemah meninggalkan US$1.800 per troy ounce dalam perdagangan pasar spot pada Kamis (25/2/2021) pukul 19.49 WIB ke level US$1.786. 

Sepanjang hari ini, harga emas bergerak dalam zona merah setelah sebelumnya dibuka di level US$1.805. Bahkan harga emas hari ini sempat jatuh ke level terendah US$1.781 per troy. Akibatnya secara year to-date (ytd), harga logam mulia ini telah anjlok lebih dari 5,21 persen.

Tren di zona merah ini telah berlangsung dalam 2 bulan terakhir. Penurunan harga emas ini terlihat semakin dalam jika dihitung menggunakan rekor tertingginya di level US$2.075 per troy ounce.

Aset safe haven ini semakin dilepas investor seiring kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS dan prospek pemulihan ekonomi dunia seiring keyakinan dunia mampu mengatasi pandemi.

Penurunan minat investor terhadap emas bahkan terpantau lebih jauh ke belakang. Aliran dana keluar dari Exchange Traded Fund (ETF) berbasis aset emas seperti SPDR Gold Shares terpantau telah mencatatkan net outflow selama lima bulan beruntun sejak Oktober 2020 lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top