Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Direktur PT Bank Bumi Arta Tbk Wikan Aryono (ketiga kanan), bersama Komisaris Independen M. Sjariffudin (dari kiri), Wakil Preskom Daniel Budidharma, Preskom Rachmat MS, Direktur Hendrik Atmaja, dan Direktur Hendra Jonathan menyapa wartawan, usai rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis - Endang Muchtar.
Premium

BNBA Paparkan Rencana Digital, Kode untuk Induk Shopee?

23 Februari 2021 | 16:58 WIB
Skema kemitraan digital menjadi salah satu rencana utama PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) dalam melakukan transformasi perbankan digital. Apakah ini merupakan kode bagi SEA Group untuk masuk ke bank BUKU II tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) akhir-akhir ini menjadi buah bibir lantaran mengalami pergerakan harga saham yang cukup liar.

BNBA dalam 7 hari terakhir, tercatat mengalami beberapa kali suspensi perdagangan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan catatan Bisnis, BNBA masuk radar pengawasan BEI pada 17 Februari lantaran harga sahamnya naik 24,60 persen.

Selanjutnya, pada 18 Februari BEI akhirnya menghentikan perdagangan saham BNBA. Hari berikutnya, suspensi tersebut dibuka kembali oleh BEI, sebelum akhirnya kembali dihentikan perdagangannya pada Senin, 22 Februari 2021 lalu.

Sekadar catatan, harga saham BNBA sudah meroket 148,9 persen selama sebulan terakhir.

Liarnya pergerakan harga saham Bank Bumi Arta tersebut cukup mencengangkan, lantaran statusnya masih sebagai bank BUKU II.

Para pelaku pasar memperkirakan, pergerakan harga saham emiten tersebut tak lepas dari munculnya isu adanya rencana induk perusahaan Shopee yakni SEA Group untuk mencaplok bank yang didirikan pada 1967 tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top