Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi sektor properti. Sektor properti harus menghadapi tekanan dari lesunya penjualan dan tingginya beban utang. Terbatasnya kas pun akhirnya menjadi pemicu penurunan peringkat seperti yang dialami PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) dengan peringkat sampah dan utangnya yang berlimpah. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Bunga Acuan Kredit Turun, Saatnya Emiten Properti?

18 Februari 2021 | 09:32 WIB
Kebijakan suku bunga 0 persen dari pemerintah dan ketentuan suku bunga acuan dari Bank Indonesia mendatangkan harapan bagi sektor properti.

Bisnis.com - Sinyal untuk emiten properti datang dari pemerintah dan harapan ekonom atas keputusan Bank Indonesia. 

Di Istana Negara, Presiden Joko Widodo menyebutkan berbagai upaya ditempuh pemerintah untuk menggenjot konsumsi masyarakat, khususnya belanja dari kelas menengah. 

"Untuk kelas menengah, sudah ada PPnBM ditanggung pemerintah untuk kendaraan. Ada juga DP 0 persen untuk rumah. Ini cara yang kita tempuh untuk kelas menengah," ujar Kepala Negara di Istana Merdeka, Rabu (17/02/2021). 

Sementara itu, Bank Indonesia hari ini, Kamis (18/2/2021) akan menyampaikan keputusan tentang arah kebijakan moneter yang salah satunya terkait suku bunga acuan. Keputusan ini akan diumumkan setelah rapat Dewan Gubernur nanti sore. 

Kalangan ekonom meyakini Bank Indonesia akan menurunkan suku bunga acuan. Berdasarkan konsensus Bloomberg, mayoritas ekonom memprediksi bank sentral memangkas BI-7 Days Repo Rate dari 3,75 persen menjadi 3,5 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top