Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

Teka-teki Sepinya Transaksi Saham Februari, Investor Waspada

17 Februari 2021 | 14:14 WIB
Para pelaku pasar modal mempertanyakan nilai transaksi saham harian yang menciut sejak pekan kedua Februari 2021.

Bisnis.com, JAKARTA — Sederet faktor diduga menjadi dalang penurunan nilai transaksi saham harian di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi di pasar reguler, tunai, dan negosiasi senilai Rp13,3 triliun pada perdagangan Selasa (16/2/2021). Padahal, catatan otoritas Bursa menunjukkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp20,02 triliun pada Januari 2021 — 5 Februari 2021.

Data mingguan BEI menunjukkan RNTH selama sepekan 8 Februari 2021 — 11 Februari 2021 senilai Rp14,87 triliun. Posisi itu menciut dari Rp18,05 triliun periode 1 Februari 2021 — 5 Februari 2021.

RNTH selama sepekan sempat mencapai Rp25,15 triliun pada 11 Januari 2021 — 15 Januari 2021. Namun, nilai itu menciut menjadi Rp20,57 triliun pekan ketiga Januari 2021 dan Rp17,42 triliun pekan kedua Januari 2021.

Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto juga bertanya-tanya soal musabab penurunan RNTH pada Februari 2021. Akan tetapi, pihaknya coba mencocokan dengan transaksi saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang menyumbang nilai besar.

“Kalau dilihat ANTM yang selama ini menyumbangkan nilai transaksi besar sekarang sudah turun dari sebelumnya bisa Rp2 triliun — Rp4 triliun sekarang jadi Rp1 triliun,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (16/2/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top