Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Joko Widodo (tengah) memperkenalkan jajaran lengkap SWF Indonesia di Istana Negara, Selasa (16/2/2021). - Dok. Setpres
Premium

SWF Indonesia Rasa Private Equity, dari Creador Hingga Northstar

16 Februari 2021 | 19:18 WIB
Para direksi SWF Indonesia memiliki pengalaman panjang sebagai pengelola firma investasi. Akankah pengalaman ini berhasil dalam INA, badan milik negara yang lebih banyak terikat regulasi?

Bisnis.com, JAKARTA - Jajaran lengkap pengawas dan direksi Lembaga Pengelola Investasi, Indonesia Investment Authority (INA) diumumkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa, (16/2/2021).

Dalam pengumuman ini, INA dikelola oleh 5 orang dewan pengawas dan 5 orang direksi. 

Para pengawas Lembaga Pengelola Investasi ini terdiri dari Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari dari kalangan profesional. Serta Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai wakil pemerintah. 

Untuk jajaran direksi, Presiden Joko Widodo menunjuk Ridha Wirakusumah, Arief Budiman, Stefanus Ade Hadiwidjaja, Eddy Porwanto, dan Marita Alisjahbana. 

Nama-nama profesional ini diperoleh dari perburuan head hunter. Meski begitu, yang menarik warna Creador Capital Group menjadi paling dominan dalam jajaran INA periode pertama ini. Creador adalah firma investasi berkantor pusat di Malaysia. 

Creador setidaknya menempatkan dua direksi internal dan satu anggota komite audit portofolionya dalam jajaran SWF Indonesia. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top