Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Lo Kheng Hong berpose di depan dinding berisi kutipan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. / istimewa
Premium

Aksi Lo Kheng Hong Borong Saham Kala Bursa Diskon Besar

04 Februari 2021 | 21:00 WIB
Investor kawakan Lo Kheng Hong memanfaatkan koreksi IHSG selama tujuh hari beruntun pada akhir Januari 2021 untuk mengakumulasi saham.

Bisnis.com, JAKARTA — Lo Kheng Hong melihat peluang menambah kepemilikan saham saat sebagian besar pelaku pasar gelisah akibat indeks harga saham gabungan (IHSG) yang amblas tujuh sesi berturut-turut akhir Januari 2021.

Pesta pora IHSG yang terjadi sejak akhir 2020 harus berakhir di Januari 2021. Momentum January Effect yang digadang-gadang akan melambungkan pasar saham, tidak terkecuali di Indonesia, justru berujung sebaliknya.

Data Bloomberg menunjukkan IHSG terkoreksi 2,82 persen atau 173,82 poin secara year to date (ytd) Januari 2021. Sepanjang periode itu, hanya ada 163 saham yang menguat dan sisanya 434 terkoreksi serta 116 stagnan.

IHSG tidak mampu berkutik dalam tujuh sesi terakhir Januari 2021. Bahkan, indeks sempat amblas hingga 2,12 persen pada Kamis (28/1/2021).

Koreksi beruntun itu membuat berbagai lini masa dibanjiri keluhan para investor saham. Bahkan, beberapa menyatakan kapok untuk berinvestasi di pasar modal.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top