Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja memindahkan semen untuk diangkut ke kapal di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (25/2).  - BISNIS.COm
Lihat Foto
Premium

Saham Emiten Semen Mayoritas Keropos, Siapa Terkokoh?

Mayoritas emiten di sektor semen Tanah Air masih belum bisa lepas dari tekanan akibat adanya pandemi Covid-19. Namun, masih terdapat emiten yang masih mencatatkan kinerja saham yang cukup baik.
Asteria Desi K. & Dwi Nicken Tari
Asteria Desi K. & Dwi Nicken Tari - Bisnis.com
03 Februari 2021 | 11:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Mayoritas saham emiten semen belum terlalu kokoh pada awal tahun ini. Dari empat emiten semen utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) hampir semuanya masih berada dalam tekanan. 

Melansir Bloomberg, saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB) naik 23,26 persen sejak awal tahun di level Rp1.745 pada Rabu (3/2/2021). Kenaikan harga secara harian terjadi paling tinggi pada 27 Januari 2021 sebesar 20 persen.

Saham SMCB naik setelah perseroan mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai US$220 juta. Rights issue tersebut dilakukan untuk membuka pintu bagi perusahaan semen asal Jepang Taiheiyo Cement Corporation untuk mengakuisisi SMCB. 

Presiden Direktur Solusi Bangun Indonesia Aulia Mulki Oemar mengatakan perseroan telah melakukan penandatanganan perjanjian pengalihan dan penyertaan modal dengan PT Semen Indonesia Industri Bangunan dan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) pada 26 Januari 2021

"Rencana investasi TCC pada perseroan kurang lebih sekitar US$220 juta atau ekuivalennya dalam rupiah,” tulis Aulia dalam keterbukaan informasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top