Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Premium

IHSG Masih Rawan Koreksi, Saham Blue Chip Jadi Jagoan Februari

01 Februari 2021 | 05:00 WIB
Saham blue chip menjadi pilihan kalangan analis di tengah prediksi pergerakan IHSG yang masih rawan koreksi pada Februari 2021.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten dengan fundamental kuat dan masih mampu mencetak keuntungan selama pandemi Covid-19 digadang-gadang para analis akan mampu unjuk gigi pada Februari 2021.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkapar pada perdagangan bulan pertama periode 2021. Sempat melanjutkan tren penguatan yang terjadi sejak akhir 2020, laju indeks tersungkur jelang pergantian bulan.

IHSG terkoreksi tujuh sesi beruntun jelang pergantian bulan Januari 2021. Data Bloomberg menunjukkan pergerakan amblas 2,88 persen year to date (ytd) ke posisi 5.862,35 pada akhir sesi Jumat (29/1/2021).

Sepanjang periode berjalan 2021, tercatat hanya ada 163 saham yang menguat. Sisanya, 434 terkoreksi dan 116 stagnan.

Senior Vice Presiden Research Kanaka Hita Solvera Janson Nasrial mengatkan seharusnya inflow asing ke saham-saham Indonesia mengalir kencang pada 2021 meski baru US$900 juta pada Januari 2021. Bahkan, pihaknya memprediksi aliran modal asing ke saham akan lebih kencang dibandingkan dengan periode 2013 — 2019.

“Dari 2013 — 2019, asing sangat underowned ke saham-saham Indonesia dan sebenarnya mulai dari 2009 sudah mulai berkurangnya bobot saham Indonesia di MSCI. Karena underowned yang cukup lama, net inflow ke saham Indonesia akan lebih kencang tahun ini,” jelasnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top