Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Rebalancing Indeks BEI Bikin IHSG Ngos-ngosan, Cek Daftar Lengkapnya

28 Januari 2021 | 23:11 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor terhadap delapan indeks pada Januari 2021. Momentum itu turut berdampak terhadap laju IHSG.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia telah menyelesaikan evaluasi mayor terhadap sejumlah indeks utama yang mayoritas akan mulai berlaku mulai Senin (1/2/2021).

Pengujung Januari 2020 seharusnya menjadi pesta pora bagi indeks harga saham gabungan (IHSG) sehubungan dengan adanya January Effect. Namun, kondisi sebaliknya justru terjadi di pasar modal Indonesia.

IHSG tidak kunjung keluar dari zona merah sejak Kamis (21/1/2021). Tercatat, indeks komposit telah mengalami koreksi dalam enam sesi perdagangan berturut-turut hingga Kamis (28/1/2021).

Beberapa faktor disebut-sebut menjadi penekan laju IHSG dalam enam hari terakhir. Salah satu dugaan para pelaku pasar yakni kebijakan forced sell yang ditempuh oleh sekuritas.

Data mengenai langkah forced sell massal yang dilakukan sekuritas memang tidak tersedia secara publik. Akan tetapi, lini massa sempat dihebohkan dengan munculnya imbauan dari sekuritas untuk ketersediaan dana saat T+2.

Fenomena ini kian menguatkan dugaan banyaknya investor yang tidak dapat menyetor dana saat T+2 sehingga mengakibatkan forced sell. Kondisi itu turut memicu tekanan di pasar saham Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top