Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petugas sedang melakukan pengecekan di sebuah pembangkit listrik tenaga surya. - Istimewa/PLN
Premium

WSKT, WIKA, PTPP, hingga META Sambut Rencana US$400 Miliar Biden

28 Januari 2021 | 07:00 WIB
Emiten konstruksi dan infrastruktur turut mendapat angin segar dari rencana Presiden AS Joe Biden mengucurkan US$400 miliar untuk energi bersih dan inovasi publik.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), dan PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) siap menangkap peluang semarak proyek energi baru terbarukan pada era kepimpinan Joe Biden.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali menandatangani serangkaian perintah eksekutif yang dirancang untuk mengatasi perubahan iklim pada Rabu (27/1/2021) waktu setempat. Salah satu poin teranyar yang diteken yakni untuk membekukan sewa minyak dan gas baru di lahan publik dan menggandakan energi yang dihasilkan angin lepas pantai pada 2030.

Biden langsung tancap gas merealisasikan janjinya untuk melakukan revolusi energi bersih sejak dilantik pekan lalu. Presiden asal kubu Partai Demokrat itu juga langsung meneken perintah eksekutif untuk bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris Agreement sesaat setelah pelantikan Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Presiden AS ke-46 itu memiliki sembilan elemen kunci bagian dari rencananya untuk melakukan revolusi energi bersih. Salah satu elemen dari rencana itu adalah investasi jumbo hingga US$400 miliar untuk inovasi produk dan energi bersih.

Rencana kucuran dana itu menambah angin segar bagi pengembangan proyek-proyek energi baru terbarukan (EBT) tidak terkecuali di Indonesia. Pemerintah juga telah menetapkan target pemanfaatan EBT hingga 23 persen dalam bauran energi nasional pada 2025.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan Biden kerap menyampaikan program pengurangan energi fosil selama masa kampanye. Sebagai gantinya, penggunaan EBT atau energi ramah lingkungan bakal digenjot.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top