Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja yang mengenakan pakaian pelindung berpartisipasi dalam penyembelihan sekitar 2.700 ayam di sebuah pasar di distrik Kowloon, Hong Kong. - Bloomberg/Jerome Favre
Premium

Historia Bisnis : Flu Burung Bikin Garuda Indonesia (GIAA) Cemas

27 Januari 2021 | 20:00 WIB
Wabah flu burung yang kembali merebak sejak 2003 mengancam bisnis maskapai di kawasan Asia termasuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) harap-harap cemas di tengah penyebaran wabah flu burung yang telah menewaskan jutaan unggas dan mengancam manusia pada medio 2003 hingga awal 2004.

Berbagai catatan menyebut wabah flu burung telah ditemukan sejak 1878. Virus itu kembali muncul di Hong Kong pada Februari 2003 hingga menyebabkan satu orang meninggal.

Dalam edisi Koran Bisnis Indonesia 27 Januari 2004, para pembeli daging ayam di luar negeri diberitakan mulai menghentikan sementara impor dari Indonesia. Keputusan itu menyusul merebaknya flu burung yang menyerang sejumlah peternakan ayam di Indonesia.

Salah satu larangan datang dari Jepang. Pemerintah Negeri Sakura mengkhawatiran kombinasi penyebaran newcastle disease dan flu burung.

Padahal, data menunjukkan Jepang mengimpor 2.215 metrik ton ayam dari Indonesia pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2003. Angka itu sekitar 0,4 persen dari total impor daging Negeri Sakura.

Berdasarkan catatan Bisnis, sekitar 4,7 juta ekor ayam di Indonesia tewas akibat wabah yang berasal dari Newcastle dan avian influenza sejak Agustus 2003. Kondisi itu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjangkit flu burung.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top