Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Bijih nikel. - dok.Bloomberg
Premium

KKGI, INTA, & HRUM Ikut Mengalap Kilau Nikel

27 Januari 2021 | 07:00 WIB
KKGI, INTA, dan HRUM tidak mau ketinggalan euforia kenaikan harga nikel seiring dengan upaya pengembangan mobil listrik.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Resources Alam Indonesia Tbk. (KKGI), PT Intraco Penta Tbk. (INTA), PT Harum Energy Tbk. (HRUM) merapatkan barisan ke bisnis terkait komoditas nikel.

Nikel menjadi pusat perhatian investor dalam beberapa bulan terakhir. Harga yang tinggi serta upaya pemerintah dalam penghiliran mineral khususnya untuk pengembangan mobil listrik menjadi faktor utama prospek komoditas itu semakin menjanjikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, beberapa emiten langsung tancap gas untuk mendapatkan tambahan pendapatan dari bisnis terkait komoditas nikel. Salah satunya Resources Alam Indonesia.

Emiten berkode saham KKGI itu melakukan pengikatan jual beli saham dua perusahaan nikel sebesar 70 persen, yaitu PT Buton Mineral Indonesia (BMI) dan PT Bira Mineral Nusantara (BMN). 

Nilai transaksi tidak material dengan harga pembelian Rp175 juta pada harga nominal saham BMI, dan Rp175 juta saham BMN. Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi.

Direktur Resource Alam Indonesia Agoes Soegiarto menjelaskan bahwa pembelian saham kedua perusahaan itu adalah upaya perseroan untuk mempersiapkan ekspansi bisnis ke tambang nikel.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top