Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (30/11 - 2020). Bisnis / Eusebio Chrysnamurti
Premium

Pesta Saham Emiten Sektor Farmasi Sudah Usai?

27 Januari 2021 | 14:13 WIB
Harga saham emiten farmasi terus menunjukkan laju negatif sejak vaksinasi nasional dimulai. Lalu, apakah kedigdayaan saham-saham sektor tersebut sudah usai?

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor farmasi menjadi salah satu primadona di pasar modal sejak akhir tahun lalu. Mayoritas emiten di sektor tersebut berhasil menunjukkan kenaikan harga saham yang signifikan, di mana salah satunya disebabkan oleh program vaksinasi nasional.

Namun kini, mayoritas emiten sektor farmasi berada di zona merah, bahkan diantaranya mepet menyentuh batas auto reject bawah (ARB).

Mengutip data Bloomberg hingga penutupan perdagangan sesi I Rabu (27/1/2021), saham PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) mengalami koreksi hingga 6,98 persen dari hari sebelumnya ke level Rp3.600. Menyusul koreksi KAEF, saham PT Indofarma Tbk. (INAF) turun hingga 6,99 persen di level Rp3.460 

Harga saham PT Phapros Tbk. (PEHA) juga terseret ke zona merah, terkoreksi 6,69 persen ke level Rp1.330. Selanjutnya, PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) juga terkoreksi hingga 6,70 persen ke level Rp2.090. Adapun saham-saham tersebut hampir mengalami auto reject bawah bersamaan.

Kejatuhan saham-saham tersebut juga menyeret saham lainnya seperti PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) meskipun tidak terlalu dalam, dengan terkoreksi 1,62 persen ke level Rp1.520. 

Sisanya, PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) bisa berbalik arah ke zona hijau dengan peningkatan harga saham 1,69 persen di level Rp905,  PT Millennium Pharmacon International Tbk. (SDPC) mulai merangkak naik sebesar 0,90 persen ke level Rp112. Berbeda nasib, PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC) turun 1,75 persen, PT Merck Tbk. (MERK) turun 1,28 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top