Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden AS Joe Biden menghadiri acara "Celebrating America" di Lincoln Memorial setelah pelantikan presiden ke-59 di Washington, D.C., AS, pada Rabu (20/1/2021). - Bloomberg/Reuters/Joshua Roberts.
Premium

Ramalan Nasib Nilai Tukar Rupiah Era Kepemimpinan Joe Biden

25 Januari 2021 | 07:08 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS digadang-gadang menembus Rp13.000 pada semester I/2021 di tengah serangkaian rilis data perekonomian dan kebijakan Presiden AS Joe Biden.

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi melanjutkan tren penguatan di era kepemimpinan Joe Biden sebagai Presiden ke-46 Negeri Paman Sam.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp14.035 per dolar AS, terkoreksi 0,25 persen pada penutupan perdagangan Jumat (22/1/2021). Dalam perdagangan sepekan rupiah, terkoreksi 0,1 persen di saat mayoritas mata uang Asia berhasil terapresiasi.

Kendati demikian, sepanjang tahun berjalan 2021 rupiah masih menguat 0,1 persen terhadap dolar AS. Catatan penguatan terbesar rupiah sepanjang 2021 terjadi pada 4 Januari 2021 dan 6 Januari 2021 saat mata uang garuda menyentuh level Rp13.895 per dolar AS.

Sementara itu, titik pelemahan terbesar sepanjang tahun ini adalah di level Rp14.130 per dolar AS yang ditorehkan pada 12 Januari lalu.

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pergerakan rupiah akhir pekan lalu  salah satunya dipengaruhi juga kenaikan yield surat utang pemerintah AS atau US Treasury. Kenaikan imbal hasil tersebut berdampak pada kenaikan indeks mata uang dolar AS.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top