Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden AS Joe Biden. -  Bloomberg
Premium

MEDC, BRPT, ADRO, INDY Songsong Musim Semi Proyek EBT Joe Biden

21 Januari 2021 | 20:00 WIB
Rencana Presiden AS Joe Biden untuk mengucurkan investasi hingga US$400 miliar untuk pengembangan energi bersih dan inovasi publik akan menjadi berkah bagi emiten Indonesia yang memiliki lini usaha energi baru terbarukan (EBT).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), dan PT Indika Energy Tbk. (INDY) menyambut ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk melakukan revolusi energi bersih.

Biden bertindak cepat untuk menandatangani 17 perintah eksekutif beberapa jam setelah dilantik pada Rabu (20/1/2021) waktu setempat. Salah satu kebijakan yang diambil yakni bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris Agreement.

Presiden AS dari kubu Partai Demokrat itu memang memiliki ambisi untuk mengembangkan energi bersih. Biden memiliki sembilan elemen kunci bagian dari rencananya untuk revolusi energi bersih.

Salah satu elemen dari rencana itu adalah investasi jumbo hingga US$400 miliar untuk inovasi produk dan energi bersih. Nilai itu menurutnya dua kali lipat dari investasi program Apollo yang menempatkan manusia di bulan.

Biden memiliki ambisi besar untuk menekan penggunaan energi fosil. Langkah itu turut memberikan angin segar bagi upaya Indonesia mempercepat pengembangan bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional.

Dalam rencana umum energi nasional (RUEN), pemerintah telah menetapkan target pemanfaatan EBT hingga 23 persen dalam bauran energi nasional pada 2025. Peluang itu siap ditangkap oleh sederet emiten Indonesia yang memiliki lini bisnis energi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top