Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19, Bagaimana Prospek Saham Campina (CAMP)?
Lihat Foto
Premium

Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19, Bagaimana Prospek Saham Campina (CAMP)?

PT Campina Ice Cream Industry Tbk. (CAMP) turut disebut-sebut sebagai perusahaan yang disasar pemerintah dalam distribusi vaksin Covid-19. Simak kinerja sahamnya selama ini.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
20 Januari 2021 | 18:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sinyal ajakan pemerintah kepada swasta untuk bekerja sama dalam pendistribusian vaksin Covid-19 berupaya ditangkap oleh PT Campina Ice Cream Industry Tbk. (CAMP). Perusahaan konsumer yang bergerak dalam produksi es krim kemasan tersebut menyatakan kesiapan mereka seandainya pemerintah memang membutuhkan bantuan pendistribusian vaksin.

“Kami masih belum dapat ajakan resmi kerja sama dari pemerintah. Tetapi melihat perihal [kerja sama] tersebut untuk jangka waktu ke depan, manajemen akan mendukung pemerintah dalam prgram distribusi vaksin,” papar Sekretaris Perusahaan CAMP Sagita Melati dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (19/1/2021).

Sebagai perusahaan yang murni mengandalkan es krim sebagai produk jualannya, kesiapan CAMP terkait infrastruktur distribusi rantai pasok dingin (cold-chain) tak perlu dipertanyakan. Mengutip laporan tahunan perusahaan, saat ini, Campina memiliki setidaknya 61 titik distribusi di 34 provinsi Indonesia dengan jumlah mesin pendingin ribuan.

Campina mengklaim bahwa kemampuan rantai pasok mereka telah mendapat sertifikasi langsung dari berbagai lembaga keamanan pangan internasional, termasuk Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

HACCP merupakan sertifikasi di mana kondisi makanan wajib dijamin melalui pengendalian terhadap bahaya biologis, kimiawi, dan fisik sejak tingkat paling bawah yakni produksi bahan mentah. Sertifikasi ini telah diwajibkan oleh negara-negara maju, termasuk oleh Departemen Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.

“Kami percaya upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dapat memberikan dampak yang cukup baik untuk kesehatan dan kesejahteraan masyakarat,” imbuh Sagita.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top