Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

Parade ARB pada Awal Pekan, Investor Kembali ke Fundamental Emiten?

19 Januari 2021 | 17:17 WIB
Sejumlah saham mengalami auto reject bawah (ARB) pada perdagangan saham awal pekan ini. Bukti bahwa investor kembali ke fundamental emiten?

Bisnis.com, JAKARTA – Kembali melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (18/1/2021), diwarnai dengan fenomena amblasnya 25 emiten ke level auto reject bawah (ARB) secara bersamaan.

Fenomena ARB pun masih berlanjut pada perdagangan saham, Selasa (19/1), ketika indeks ditutup koreksi 1,06 persen atau 67,98 poin menjadi 6.321,86.

Pengamat Pasar Modal MNC Asset Manajemen Edwin Sebayang menilai tren ARB ini turut dipicu oleh masih berlakunya pembatasan ARB 7 persen yang diterapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak meledaknya pandemi Covid-19.

“Secara umum, ARB banyak karena masih adanya pembatasan 7 persen,” ucapnya kepada Bisnis, Senin (18/1).

Namun, terlepas dari penilaian tersebut, ada isyarat bahwa ARB terjadi sejalan dengan mulai menguatnya pertimbangan para investor saham terhadap aspek fundamental masing-masing emiten.

Berdasarkan rekapitulasi Bisnis, dari 25 emiten tersebut yang terkena ARB pada Senin (18/1), 12 di antaranya mencatatkan rapor penurunan laba atau peningkatan kerugian sepanjang 2020. Dimulai dengan rapor paling parah adalah PT Bank Bukopin Tbk. (BBKP).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top