Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ramai-ramai Emiten Terjerat Kasus Hukum, BUMN Mendominasi
Lihat Foto
Premium

Ramai-ramai Emiten Terjerat Kasus Hukum, BUMN Mendominasi

Sepanjang tahun ini, sejumlah kasus hukum telah menjerat beberapa emiten di Indonesia. Perseroan dari kelompok Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendominasi rentetan kasus hukum tersebut.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com
19 Januari 2021 | 07:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah emiten di lantai bursa terpaksa harus berurusan dengan kasus hukum di awal tahun ini. Kondisi ini memberikan dinamika baru di pasar modal Indonesia.

Emiten dari kelompok Badan Usaha Milik Negara menjadi yang terbanyak dalam hal terjerat kasus hukum di awal tahun ini.

Baru-baru ini, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) digugat pengusaha asal Surabaya. Atas kasus tersebut, emiten dengan kode saham ANTM tersebut diminta membayar ganti rugi mencapai Rp817,4 miliar.

engadilan Negeri Surabaya mengabulkan gugatan pengusaha asal Surabaya, Budi Said, pada Jumat (15/1/2021), dengan nomor perkara 158/Pdt.G/2020/ PN Sby.

Pengusaha asal Surabaya tersebut mengaku telah membeli 7 ton emas di Butik Emas Logam Mulia Surabaya I Antam setelah ditawarkan diskon harga oleh oknum pekerja di gerai resmi tersebut. 

Namun, alih-alih menerima 7 ton emas yang diberikan hanya 5,9 ton emas dari keseluruhan emas yang dibeli. Untuk itu ANTM dinyatakan terbukti telah berbuat melawan hukum atas hilangnya 1.136 kilogram atau 1,1 ton emas yang dibeli Budi Said setara Rp817,4 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top