Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Bentoel Internasional Investama (RMBA)
Premium

Historia Bisnis : Nasib Bentoel (RMBA) Tanpa Philip Morris

17 Januari 2021 | 12:00 WIB
PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA) tetap percaya diri meski sudah tidak lagi mendistribusikan produk Philip Morris.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA) meramu strategi untuk menjaga tingkat keuntungan setelah distribusi produk Philip Morris beralih ke PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) terhitung mulai 2005.

HM Sampoerna melalui anak usahaya PT Perusahaan Dagang dan Industri Panamas meneken perjanjian distribusi dengan PT Philip Morris Indonesia pada 10 Januari 2005.

Perjanjian itu dilakukan setelah PT Bentoel Prima, anak usaha RMBA, menandatangani letter of agreeement (LoA) percepatan jatuh tempo perjanjian distribusi dengan Philip Morris sekitar awal Desember 2004.

Bentoel ‘bercerai’ setelah mendistribusikan produk Philip Morris sekitar 20 tahun. Kontribusi terhadap pendapatan RMBA dari produk Philip Morris seperti Marlboro terbilang cukup besar.

Rancangan strategi Manajemen RMBA setelah berpisah dengan Philip Morris sempat terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 17 Januari 2005.

Direktur Bentoel Internasional Henry Komala buka-bukaan soal kontribusi dan rencana ke depan perseroan dalam artikel berjudul “Bentoel yakin tidak terpengaruh hengkahnya Philip Morris”.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top