Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo Bank Net Indonesia Syariah.  - banknetsyariah.co.id
Premium

Raksasa Rokok di Balik Bank Net Syariah

15 Januari 2021 | 11:27 WIB
PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. berencana melantai di Bursa Efek Indonesia. Di balik aksi korporasi itu, terdapat nama salah satu pejabat PT Nojorono Tobacco International, produsen rokok Class Mild di jajaran pemegang saham. Siapakah dia?

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk., boleh jadi bakal menjadi entitas di sektor perbankan pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Bank tersebut melepas 5 miliar saham baru atau setara dengan 37,9 persen dari total saham disetor.

Proses awal initial public offering atau IPO Bank Net Syariah saat ini sedang berlangsung hingga 18 Januari 2021 dengan harga penawaran antara Rp103—Rp105 per lembar saham. Nilai dana yang berpotensi dikantongi bank itu sekitar Rp515 miliar hingga Rp525 miliar.

Dikutip dari prospektus awal yang dirilis Bank Net Indonesia Syariah, rencananya modal yang diperoleh dari IPO akan dipakai untuk modal kerja dan pemeliharaan perangkat teknologi informasi yang dimiliki.

Komposisi penggunaan dana yakni 60 persen untuk pemeliharaan perangkat information technology (IT) dan penunjangnya, lalu sisanya 40 persen untuk modal kerja lainnya, seperti biaya pemasaran, sewa, dan biaya lain-lain.

Sebagai pemanis kepada calon pemegang saham, Bank Net Syariah memberikan waran seri I yang diberikan cuma-cuma dengan jumlah keseluruhan 2,8 miliar waran. Setiap pemegang saham yang memiliki 25 saham baru Bank Net Syariah, berhak atas 14 waran seri I.

Jika waran seri I itu nantinya dieksekusi atau dijual oleh pemegang saham seluruhnya, akan menggerus komposisi kepemilikan saham di bank tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top