Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Premium

Deretan Emiten Non-BUMN yang Siap Raup Peluang dari Vaksinasi

13 Januari 2021 | 15:52 WIB
Sejumlah emiten di sektor farmasi mengalami penurunan harga saham usai Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Sinovac, tak terkecuali perseroan nonBUMN. Namun demikian, emiten-emiten tersebut tetap memiliki peluang untuk kembali mencuil cuan dari proses vaksinasi.

Bisnis.com, JAKARTA – Proses vaksinasi Covid-19 secara nasional akhirnya dimulai, setelah Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin buatan Sinovac, pada Rabu (13/1/2020).

Selanjutnya, proses vaksinasi kepada masyarakat akan segera dimulai. Tahap pertama vaksinasi akan dilakukan pada Januari-April 2021. Pada periode ini sasaran utama vaksinasi adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Sementara itu, tahap kedua yang dilakukan pada periode yang sama, dilakukan kepada petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia (TNI/Polri), aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya.

Dalam hal ini petugas pelayanan publik itu meliputi petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun, tahap ketiga akan dilakukan pada April-Mei 2021. Tahapan ini akan menyasar masyarakat yang rentan dari segi sosial, ekonomi dan geospasial. Terakhir, tahap keempat yang dijalankan pada periode yang sama dilakukan kepada masyarakat dan pelaku di sektor ekonomi lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top