Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Premium

Ambisi Nikel Jokowi Kian Poles Antam (ANTM) hingga Vale (INCO)

11 Januari 2021 | 05:05 WIB
Emiten pertambangan logam makin bersinar di tengah derap langkah pemerintah Indonesia memacu penghiliran industri nikel. Seberapa jauh harga saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) hingga PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) bisa melaju?

Bisnis.com, JAKARTA — Sederet katalis positif termasuk ambisi Pemerintah Indonesia dalam membangun industri baterai kendaraan listrik terintegrasi dari hulu ke hilir kian memoles emiten pertambangan logam.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan misinya untuk penghiliran industri nikel di tengah-tengah perayaan hari ulang tahun (HUT) PDI Perjuangan (PDIP) ke-48 pada Minggu (10/1/2021).

Presiden menyatakan ingin mengolah biji nikel menjadi baterai litium yang dapat digunakan untuk ponsel dan mobil listrik. Upaya itu menurutnya akan menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan baru sekaligus berkontribusi kepada pengembangan energi masa depan.

Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia menguasai 30 persen produksi nikel secara global. Pihaknya menekankan cadangan nikel dalam negeri sebanyak 25 persen dibandingkan dengan cadangan dunia.

“25 persen cadangan nikel dunia ada di Indonesia yang jumlahnya kurang lebih 21 juta ton sehingga Indonesia mengontrol hampir 30 persen produksi nikel global,” ujarnya.

Dia mengatakan Indonesia harus memasuki fase baru untuk menggunakan baterai litium sebagai komponen utama kendaraan listrik pada masa depan. Momentum itu menjadi kesempatan besar masuk ke dalam industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top