Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Lo Kheng Hong. -  Istimewa
Premium

Lo Kheng Hong, ‘Sulap’ Rugi, & Kebangkitan Saham Gajah (GJTL)

09 Januari 2021 | 06:00 WIB
Lo Kheng Hong (LKH) menjelaskan alasan memborong saham PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) yang masih merugi. Akankah cuan 5.900 persen dari PT United Tractors Tbk. (UNTR) terulang?

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah mengakumulasi kepemilikan di PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) pada Agustus tahun lalu, kini giliran saham PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) yang menjadi sasaran Lo Kheng Hong (LKH) awal periode 2021.

Ucapan Lo Kheng Hong untuk berbelanja saham ketika terjadi ‘diskon’ di pasar modal memang bukan isapan jempol belaka. Mantan bankir itu benar-benar mengakumulasi kepemilikan di sejumlah emiten meski penyebaran pandemi Covid-19 baik di dalam maupun luar negeri belum terkendali.

Pak Lo, sapaan akrabnya, berulang kali mengungkapkan strategi berinvestasi di waktu yang buruk untuk selanjutnya menjual pada saat yang baik. Cara itu menurutnya paling mudah dan sederhana untuk menjadi kaya.

Salah satu strategi investasinya yang mencuri perhatian pelaku pasar yakni akumulasi kepemilikan saham di PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) pada Agustus 2020. Penyebaran virus corona di Indonesia yang telah memporak-porandakan pasar saham RI tidak menghalangi langkah LKH.

Lo Kheng Hong saat itu melaporkan telah mengakumulasi kepemilikan saham milik taipan media, Hary Tanoesoedibjo. BMTR merupakan perusahaan induk dari PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) yang memiliki empat stasiun televisi free to air (FTA) yakni RCTI, MNCTV, GTV, dan iNewsTV.

Akumulasi saham BMTR dilakukan pada rentang 5 Agustus 2020 — 11 Agustus 2020. Kepemilikan LKH pun bertambah dari 1,14 persen menjadi 6,14 persen berdasarkan laporan kepada Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Agustus 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top