Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi- Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Amerika Serikat. - Bloomberg / Ken James
Premium

Emiten BUMN Karya ‘Ngegas’ Awal Tahun, WSBP hingga PPRO Kecipratan

08 Januari 2021 | 12:07 WIB
Empat emiten konstruksi badan usaha milik negara (BUMN) langsung tancap gas sejak awal 2021. Sederet kontrak baru dan rencana ekspansi telah dipersiapkan untuk mengerek kembali kinerja keuangan tahun ini.

Bisnis.com, JAKARTA — Langkah agresif emiten badan usaha milik negara (BUMN) karya menggenjot kontrak baru dan realisasi belanja modal periode 2021 akan turut menjadi berkah bagi kinerja fundamental dan saham entitas anak usaha.

Belum genap sepekan 2021 berjalan, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) langsung tancap gas dengan menggandeng PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA) dalam proyek pembangunan tenaga listrik energi baru dan terbarukan (EBT) senilai Rp12,5 triliun.

Lingkup kolaborasi WSKT dan TGRA mencakup tujuh proyek pembangkit listrik yang tersebar di dua provinsi. Sebanyak lima proyek pembangkit listrik tenaga mikro hidro berlokasi di Sumatra Utara sedangkan dua proyek pembangkit listrik tenaga air berada di Nanggroe Aceh Darussalam.

Untuk periode 2021, WSKT membidik kontrak baru Rp31,6 triliun. Nilai itu naik dari realisasi Rp27,1 triliun tahun lalu.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan akan fokus kepada pasar pasar eksternal untuk mengejar target nilai kontrak baru 2021. Artinya, pekerjaan yang dibidik akan berasal dari pemerintah baik APBN maupun APBD, BUMN, dan swasta termasuk di luar negeri.

Adapun, perkiraan komposisi proyek baru tahun ini yakni pemerintah 30 persen, BUMN 30 persen, swasta 22 persen, dan sisanya proyek pengembangan investasi baik di sektor tol maupun non tol.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top