Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin saat simulasi vaksinasi COVID-19 di RS Islam, Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Premium

Tancap Gas Berisiko Saham-saham Farmasi Jelang Jadwal Vaksinasi Covid-19

08 Januari 2021 | 17:15 WIB
Pemerintah menyatakan vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pekan kedua Januari 2021. Bagaimana prospek saham emiten farmasi menjelang vaksinasi digelar?

Bisnis.com, JAKARTA – Sempat mengawali Tahun Baru 2021 dengan catatan landai, saham emiten-emiten farmasi kompak mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (8/1/2021).

Penguatan dipimpin oleh emiten-emiten pelat merah. Saham PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) ngamuk dengan penguatan 545 poin alias 11,28 persen ke level Rp5.375. Menyusul adalah perusahaan holding BUMN farmasi Pt Indofarma Tbk. (INAF) yang menguat 440 poin alias 9,65 persen ke posisi Rp5.000.

Meski demikian, kedua emiten farmasi pelat merah itu masih kalah dari PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA). Emiten jarum suntik ini mengalami penguatan 590 poin atau setara 24,89 persen dari harga penutupan sebelumnya ke level Rp2.960.

Selain mengalahkan duo emiten farmasi pelat merah, IRRA juga mengungguli emiten-emiten farmasi swasta seperti PEHA (5,84 persen), KLBF (0,67 persen), MERK (2,11 persen), PYFA (4,37 persen), hingga TSPC (1,92 persen).

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai kenaikan saham emiten-emiten farmasi dan jarum suntik yang terjadi hari ini sifatnya masih over reaksi. Over reaksi yang dimaksud adalah terkait jadwal penyuntikan vaksin Covid-19 yang akan berlangsung mulai Rabu (13/1/2021).

“Saya pikir ini kan masih di awal saja. Seiring berjalannya waktu akan terjadi fluktuasi lagi, karena vaksinasi ini sebetulnya kan proses yang panjang dan pasti akan banyak kendala juga. Kalau kita lihat di AS juga misalnya, ketersediaan dosis jadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dan itu sangat mempengaruhi pasar modal,” paparnya kepada Bisnis, Jumat (8/1).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top