Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung berada di dekat layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Premium

Berburu Kue Saham IPO Jumbo, Bagaimana Prospeknya?

07 Januari 2021 | 10:05 WIB
Setelah minim aksi IPO di atas Rp1 triliun pada 2020, sejumlah pihak menaruh harapan adanya IPO dengan nilai emisi jumbo pada 2021.

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan investor ritel dan prospek pemulihan ekonomi membuat penyerapan aksi penawaran umum perdana atau initial public offering atau IPO dengan nilai emisi jumbo pada 2021 semakin menjanjikan.

Pada awal tahun ini Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan emiten dengan nilai IPO mencapai Rp1 triliun, yaitu PT FAP Agri Tbk. (FAPA). Satu jam setelah resmi listing pada Senin (4/1/2021), saham FAPA langsung melompat 25 persen dan mengalami auto reject atas (ARA).

Selain itu, sejumlah calon emiten baru dengan nilai emisi IPO yang juga jumbo sedang mengantre untuk masuk BEI. Salah satunya, perusahaan yang bergerak di bidang peternakan dan pakan ternak, PT Widodo Makmur Unggas Tbk.

WMU akan melepas sebanyak-banyaknya 5,92 miliar saham dengan nilai nominal Rp50 dan setara 35 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Komisaris Utama Widodo Makmur Unggas Tumiyana menjelaskan pihaknya menawarkan harga pelaksanaan penawaran umum perdana akan berada di kisaran Rp142 hingga Rp200.

Jadi, perseroan mengincar dana segar Rp841 miliar—Rp1,2 triliun dari IPO. Estimasi itu lebih rendah dari target yang diungkapkan sebelumnya sebesar Rp2 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top