Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aktivitas pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal induk dengan floating crane. - indikaenergy.co.id
Premium

Harga Batu Bara Mulai Kemahalan, Kapan Puncaknya?

05 Januari 2021 | 15:00 WIB
Harga batu bara terus menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sampai kapan reli tersebut terjadi dan kapan koreksi harga terjadi?

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara telah menunjukkan reli yang kencang sejak pertengahan Oktober 2020. Namun, kenaikan harga batu bara yang terhitung cepat dinilai semu karena terdorong oleh spekulan sehingga rawan terkoreksi.

Adapun, harga kontrak batu bara Newcastle di bursa berjangka ditutup pada level US$81,75 per ton pada akhir 2020.

Analis menilai peningkatan harga batu bara menjadi hal yang wajar terdorong reformasi tambang atau pengetatatan produksi yang dilakukan oleh China. Pasalnya, Negara Panda tersebut mengurangi produksi hampir 50 persen.

Bersamaan dengan itu muncul sentimen dari ketegangan 'perang dagang' Australia dan China. Salah satu aksi yang dilakukan oleh Beijing adalah dengan menghentikan impor batu bara dari Canberra. 

Ketegangan tersebut dinilai menguntungkan Indonesia, karena China dapat bekerjasama dengan Indonesia untuk menggantikan ekspor batu bara. Meskipun batu bara yang diproduksi oleh Australia berbeda dengan Indonesia.

Alhasil, kondisi itu tersebut membuat harga batu bara terus mengalami peningkatan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top