Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pendiri Alibaba Group Holding Ltd. Jack Ma tiba di konferensi Tech For Good di Istana Elysee di Paris, Prancis, Rabu (15/5/2019). - Bloomberg/Marlene Awaad
Premium

Jejak Samar Jack Ma Jegal Rencana Besar Alibaba di Asia Tenggara?

05 Januari 2021 | 17:42 WIB
Sudah sekitar 2 bulan Jack Ma, salah satu miliarder paling tenar di dunia, tak kelihatan sama sekali. Padahal, Alibaba sedang mengawal rencana merger Tokopedia-Gojek.

Bisnis.com, JAKARTA – Apa yang terjadi jika seseorang dengan kekayaan sekitar US$50 miliar, memiliki entitas bisnis di hampir seluruh penjuru dunia, dan tidak punya riwayat penyakit berat apapun tiba-tiba menghilang secara misterius?

Jawabnya mudah: seisi dunia jadi geger.

Situasi itulah yang terjadi sejak Jack Ma, pendiri Alibaba sekaligus salah satu orang paling kaya di China, dilaporkan menghilang oleh media arus utama Bloomberg dan Financial Times.

Nama Jack Ma tidak henti masuk kolom trending Twitter di versi berbagai negara. Jumlah aktivitas pencarian untuk kata kunci Jack Ma di laman Google, Yahoo, dan mesin pencarian daring lain juga naik signifikan dalam 48 jam terakhir.

Untuk ukuran orang yang pengaruhnya bisa dibilang selevel kepala negara, Ma memang tidak seberisik Donald Trump. Bergabung di Twitter pada 16 Maret 2020, hingga 10 Oktober, dia hanya pernah 21 kali membuat cuitan atau rata-rata 1 cuitan setiap 10 hari.

Dia memang sudah jarang tampil bicara mewakili entitas-entitas bisnisnya, terutama sejak turun dari struktur manajemen Alibaba pada 2018. Namun, mendadak absennya Ma dari posisi juri dalam final reality show yang dibintanginya sendiri, Africa’s Business Heroes, bikin orang awam sekalipun bisa mengendus bahwa sesuatu yang tidak beres sedang terjadi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top