Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi Bitcoin. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Premium

Sudah Tembus Rp406 Juta, Penguatan Bitcoin Menolak Libur Jelang Berganti Tahun

31 Desember 2020 | 12:54 WIB
Seakan tak ada rem, mata uang kripto Bitcoin terus melanjutkan penguatan pada akhir tahun. Nilainya pun diproyeksi menembus US$30.000 pada 2021. Pertanyaannya, secepat apa?

Bisnis.com, JAKARTA – Pada 22 Desember 2020, pakar ekonomi sekaligus profesor di City University New York, Sean Stein Smith membuat prediksi menarik. Dalam sebuah kolom opini di Forbes, dia meramal harga Bitcoin akan mencapai kisaran US$30.000 pada akhir tahun depan.

“Ini mungkin tampak seperti prediksi yang konservatif, terutama melihat tren bagus [Bitcoin] akhir-akhir ini. Tapi, harga tak akan selalu naik cepat selamanya,” tulis Smith.

Wajar dia melabeli prediksinya konservatif. Sebab, pada hari ketika opininya tayang di Forbes, harga Bitcoin ditutup di kisaran US$23.353,54 per pukul 23.59 tengah malam WIB.

Artinya, Smith cuma memprediksi Bitcoin hanya akan bergerak pada kisaran 28 persen dalam setahun ke depan.

Namun, jelang pergantian tahun, pasar Bitcoin rupanya seolah ingin mematahkan hitung-hitungan konservatif tersebut. Alih-alih akhir tahun depan, grafik perkembangan terkini harga Bitcoin mengindikasikan bahwa sangat mungkin nilai mata uang kripto tersebut akan menembus US$30.000 pada awal 2021, atau bahkan sebelum pergantian tahun.

Sebagai catatan, Bitcoin diperdagangkan dalam kurun 24 jam dan 7 hari penuh. Data Coindesk mencatat Bitcoin terus membukukan tren penguatan dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa, tepatnya di kisaran US$29.274,51 alias Rp406 juta per Kamis (31/12/2020) pukul 07.20 WIB. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top