Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
RS Mayapada Tangerang. - mayapadahospitals
Premium

Rights Issue dan Ambisi Untung Lebih Cepat Emiten Pengelola RS Mayapada (SRAJ)

30 Desember 2020 | 18:14 WIB
PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), pengelola rumah sakit Mayapada, bersiap menggelar rights issue pada tahun depan. Mengapa aksi korporasi ini menjadi pertimbangan?

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pengelola Rumah Sakit Mayapada, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. mengumumkan rencana mereka untuk melakukan aksi korporasi penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue.

Rights issue memang baru akan dilakukan setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Februari 2021. Namun, rencana besar emiten yang dikuasai Keluarga Tahir ini langsung menyita perhatian, sebab jumlah saham baru direncakan bakal mencapai maksimal 18 miliar saham.

Angka tersebut melebihi jumlah saham perusahaan saat ini yang total hanya sebanyak 12 miliar saham. Artinya, jumlah saham baru yang akan terbit setara dengan 60 persen total saham akhir SRAJ setelah rights issue.

Langkah besar itu tampak disambut dengan antusias.

Sehari usai pengumuman, pada perdagangan Rabu (30/12/2020), volume perdagangan SRAJ mencapai 676.800, alias tertinggi dalam 3 pekan terakhir. Nilai transaksi yang mencapai Rp142.291.200 juga merupakan yang tertinggi selama Desember 2020.

Perusahaan memang belum mengumumkan harga dalam aksi korporasi itu. Namun, jika ditarik dengan asumsi harga terkini SRAJ yang berada di angka Rp204 per saham, artinya jumlah saham baru berpotensi menambah modal perusahaan sekitar Rp3,67 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top