Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. - tlt.co.id
Premium

IPO 2020 Menciut, ‘Nyali’ Mitratel hingga Tokopedia Diuji Tahun Depan

28 Desember 2020 | 09:07 WIB
Beberapa perusahaan yang mengumumkan rencana IPO dengan nominal yang cukup besar di tahun 2021 seperti anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yaitu PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan unicorn Tokopedia.

Bisnis.com, JAKARTA — Total penggalangan dana melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia amblas secara tahunan pada 2020. Ambisi besar sejumlah calon emiten kelas kakap menjadi harapan pendongkrak tahun depan.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) dijadwalkan akan melakukan pencatatan saham atau listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Desember 2020. Perseroan yang mengincar dana segar Rp82,97 miliar itu akan menjadi emiten baru terakhir untuk periode 2020.

Berdasarkan data BEI per 27 Desember 2020, terdapat 50 perusahaan baru tercatat tahun ini dengan dana yang dihimpun senilai total Rp5,49 triliun. Namun, aksi IPO di lantai bursa pada masa pandemi 2020 lebih diramaikan oleh penggalangan dana di bawah Rp100 miliar sebanyak 32 perusahaan.

Dengan tambahan IPO WIFI, penggalangan dana lewat IPO hanya mencapai Rp6,31 triliun pada 2020 atau turun 58,81 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang senilai Rp15,32 triliun.

Raihan dana jumbo di pasar modal pada tahun ini didapatkan oleh PT Metro Healthcare Indonesia Tbk. (CARE) senilai Rp1,03 triliun. Adapun, CARE melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada 13 Maret 2020 atau sebelum Covid-19 memukul ekonomi secara global.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top