Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja melakukan inspeksi pengangkutan batu bara di atas ban berjalan. - Bloomberg / Dadang Tri
Premium

Harap-harap Cemas Emiten Batu Bara dari Wacana Royalti Ekspor

11 Desember 2020 | 16:43 WIB
Kementerian ESDM mengusulkan agar tarif royalti batu bara diterapkan berjenjang mengacu pada harga batu bara acuan (HBA). Bagaimana dampaknya terhadap emiten batu bara?

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengusulkan penerapan tarif royalti berjenjang terhadap komoditas batu bara yang diekspor. 

Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan bahwa usulan tersebut terkait dengan rancangan peraturan pemerintah mengenai perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang sedang dibahas oleh Kementerian Keuangan.

Pihaknya, kata Ridwan, mengusulkan agar tarif royalti batu bara diterapkan berjenjang mengacu pada harga batu bara acuan (HBA).

"Kementerian ESDM mengusulkan royalti berjenjang tergantung dengan harga batu bara. Saat ini, semangat berjenjang ini sudah dapat dipahami. Namun, kami masih membahas angka perjenjangannya itu," ujar Ridwan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR belum lama ini.

Kendati begitu, usulan penerapan royalti  tersebut masih dalam pembahasan. Dengan demikian masih terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. 

Adapun, penyesuaian royalti dilakukan agar sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batu Bara yang mengamanahkan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus wajib meningkatkan penerimaan negara

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top