Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Yuslinda Nasution (jilbab kiri) berbicara dengan Komisaris Fofo Sariatmadja (kanan) pada 2011. - Antara / Audy Alwi.
Premium

Aksi Agresif Emiten Taipan Sariaatmadja & Hary Tanoe, Siapa Paling Cuan?

02 Desember 2020 | 15:22 WIB
Emiten media milik para taipan melebarkan sayapnya hingga ke berbagai sektor tidak terkecuali rumah sakit. Namun, seberapa prospektif emiten di sektor ini untuk dikoleksi oleh investor?

Bisnis.com, JAKARTA — Rencana ekspansi emiten media tidak terbendung di tengah pandemi Covid-19. Akuisisi PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) menjadi bukti.

Elang Mahkota Teknologi (Emtek) baru bertransformasi ke industri hiburan dan informasi pada 1997. Awalnya, perseroan didirikan pada 3 Agustus 1983 dengan nama PT Elang Mahkota Komputer dan bergerak di bidang usaha penyediaan komputer.

Sejak bertransformasi, EMTK agresif melebarkan sayapnya di dunia media melalui deretan akuisisi. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan di bawah kendali Eddy Kusnadi Sariaatmadja juga berani mencaplok kepemilikan Salim Group.

Pada 2002, EMTK mengakuisisi kepemilikan saham PT Surya Citra Televisi (SCTV) melalui PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA). Delapan tahun berselang, perseroan memutuskan untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Setahun kemudian, ambisi EMTK untuk menguasai industri hiburan dan informasi belum terbendung. Perseroan mencaplok PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) dengan mengakuisi kepemilikan Salim Group di PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top