Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aktivitas penambangan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Premium

Energi Baru Emiten Batu Bara Sambut 2021

30 November 2020 | 11:08 WIB
Setelah mengalami tekanan pada tahun ini akibat pandemi Covid-19, produsen batu bara Tanah Air mendapatkan angin segar dan sentimen positif baru guna menyambut 2021.

Bisnis.com, JAKARTA – Angin segar terus berhembus di industri batu bara menjelang akhir tahun. Setidaknya terdapat dua sentimen baru yang bisa mendorong para emiten komoditas pertambangan tersebut untuk berekspansi pada tahun depan.

Kedua sentimen itu adalah pengembangan gasifikasi batu bara dan permintaan baru dari China untuk kontrak ekspor 2021.

Seperti diketahui, sejumlah emiten pertambangan batu bara melirik proyek penghiliran batu bara melalui pengembangan gasifikasi sebagai salah satu strategi ekspansi bisnisnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat setidaknya terdapat empat proyek gasifikasi batu bara yang akan dikembangkan, yaitu oleh PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia yang merupakan dua anak usaha PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), lalu PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan entitas usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yaitu PT Adaro Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Apollonius Andwie C. mengatakan bahwa perseroan dijadwalkan melakukan penandatanganan kontrak kerja sama terkait proyek gasifikasi bersama dengan Air Product dan Pertamina pada akhir November 2020.

Kerja sama itu akan membangun pabrik gasifikasi batu bara menjadi dymethil ether (DME) yang berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Konstruksi proyek ditargetkan mulai pada semester I/2021 dan beroperasi secara komersial pada kuartal II/2024.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top