Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Yuslinda Nasution (jilbab kiri) berbicara dengan Komisaris Fofo Sariatmadja (kanan) pada 2011. - Antara / Audy Alwi.
Premium

Menimbang Saham Emtek (EMTK) dan Prospek Emiten Media

25 November 2020 | 22:15 WIB
EMTK merupakan kendaraan investasi Keluarga Sariaatmadja, induk usaha SCMA yang menjalankan bisnis televisi SCTV, Indosiar dan kanal digital berlangganan Vidio.

Bisnis.com, JAKARTA – Keluarga Sariaatmadja, Konglomerat pengendali PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) menjadi lebih atraktif di pasar modal tanah air. Pada 14 Desember 2020 mendatang, konglomerat media ini mengajukan kepada pemegang saham untuk melakukan stock split saham EMTK.

EMTK adalah induk perahu bisnis keluarga Sariaatmadja. Elang Mahkota tercatat mengendalikan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan menempatkan unicorn Bukalapak sebagai cucu usaha.

Untuk menjaga kinerja perusahaan di hadapan investor pasar modal, Keluarga Sariaatmadja telah mengumumkan EMTK melakukan buyback dengan anggaran Rp500 miliar. Rencananya itu dilakukan hingga 8 Februari 2021.

Lalu bagaimana kinerja perusahaan induk ini setelah harga sahamnya sempat terperosok pada level Rp4.190 pada 15 Mei 2020 lalu akibat pandemi. Langkah aksi korporasi perusahaan telah membalikkan kepercayaan investor. Meski tidak banyak bergerak, pada perdagangan Rabu,  (25/11/2020) saham EMTK ditutup stagnan pada harga Rp8.600.

Jika diukur secara year-to-date (ytd), harga saham EMTK telah mengalami penguatan signifikan sebesar 54,2 persen dari harga Rp5.575. Tak cuma itu, kinerja keuangan yang sempat terpukul pada semester I/2020 pun kini perlahan membaik.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top