Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Area tambang PT Harum Energy Tbk. (HRUM).  - Dok. Harum Energy
Premium

Kala Harum Energy (HRUM) Mencuri Panggung

26 Oktober 2020 | 13:44 WIB
Moncernya harga dan permintaan nikel di Indonesia maupun global, membuat PT Harum Energy Tbk. (HRUM) mencatatkan kinerja saham yang moncer dibandingkan dengan para pesaingnya.

Bisnis.com, JAKARTA - Sepanjang pekan lalu, komoditas logam terutama nikel berhasil mencuri perhatian publik, lantaran harganya mengalami kenaikan yang signifikan. Di sisi lain, perkembangan yang pesat dari teknologi mobil listrik, turut menjadi sentimen positif bagi nikel.

Hal itu tentu saja berdampak pada pergerakan saham dari emiten-emiten yang bisnisnya berkaitan dengan nikel. Sebut saja emiten-emiten tersebut di antaraya PT Aneka Tambang Tbk. atau ANTM dan PT Vale Indonesia Tbk. atau INCO.

Namun berdasarkan catatan Bisnis, sebagian besar investor justru tidak menyasar ANTM dan INCO. Hal itu terbukti dari kinerja saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) yang justru memimpin penguatan saham emiten nikel sepanjang pekan lalu. Catatan penguatan sahamnya bahkan melampaui INCO dan ANTM.

Sepanjang perdagangan pekan lalu HRUM berhasil menguat hingga 27,38 persen dan parkir di level Rp2.140 per saham.  HRUM pun telah mengalami penguatan selama 6 hari berturut-turut.

Kinerja saham HRUM berhasil mengungguli kinerja saham ANTM yang hanya mampu menguat 15,43 persen dan saham INCO yang hanya naik 6,31 persen sepanjang pekan lalu.

Sampai perdagangan sesi I pada Senin (26/10/2020), saham HRUM berhasil melanjutkan tren positif pekan lalu dengan naik 10 poin atau 0,47 persen ke level Rp2.150. Sementara ANTM justru melemah 5 poin atau 0,45 persen ke level Rp1.080 dan INCO melemah 80 poin atau 1,90 persen ke level Rp4.130.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top