Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Abdurrahman Wahid diambil sumpah sebagai presiden dalam Sidang Istimewa MPR pada 20 Oktober 1999. - Dok Bisnis Indonesia
Premium

Historia Bisnis: Shock Pasar Modal Tersebab Gus Dur

21 Oktober 2020 | 16:19 WIB
"Suara untuk Megawati dan Gus Dur saling susul menyusul. Tapi begitu hasil akhirnya menang Gus Dur, pasar shock."

Bisnis.com, JAKARTA - Sidang istimewa MPR/DPR pada  20 Oktober 1999 menetapkan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden Indonesia ke-4. 

Gus Dur memperoleh dukungan 373 suara dalam pemilihan presiden di MPR. Sedangkan sang pesaing, Megawati Soekarnoputri, yang partainya memenangkan Pemilu hanya memperoleh 313 suara. 

Bisnis Indonesia edisi 21 Oktober 1999 menurunkan laporan dengan judul 'Tingkat Kepercayaan Akan Segera Pulih' untuk memotret hasil pemilihan presiden pertama kali pasca orde baru itu. 

Rupiah ditutup menguat tajam menyambut proses politik ini. Sepanjang 20 Oktober 1999 rupiah menguat Rp123 poin ke Rp7.450 atau terapresiasi 1,65 persen. 

Sementara di pasar spot, data Telerate menunjukkan rupiah ditutup pada posisi Rp7.300 per dolar AS. Menguat dibandingkan Rp7.573 pada hari sebelumnya. Dolar AS bahkan sempat mencapai posisi Rp6.900 dalam perdagangan siang kala itu.

"Apresiasi rupiah terjadi begitu Habibie mengundurkan diri dari pencalonan presiden," ujar Kepala Treasury Bank Buana Indonesia Pardy Kendi. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top