Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kawasan bisnis di Beijing, China.  - Reuters
Premium

Ekonomi China Bangkit, Emiten Apa Saja yang Dapat Cuan?

20 Oktober 2020 | 08:40 WIB
Pemulihan ekonomi yang terjadi di China diperkirakan memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian global. Tak terkecuali bagi Indonesia. Lalu emiten apa saja yang berpeluang mendapatkan cuan dari pemulihan China tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA - Pemulihan ekonomi China diharapkan membawa sentimen positif bagi Indonesia, khususnya di sektor pasar modal Indonesia. Emiten sektor apa saja yang akan mendapatkan keuntungan dari pemulihan China?

Berdasarkan data yang dirilis di Beijing, Senin (19/10/2020), China mencatatkan kenaikan produk domestik bruto 4,9 persen pada kuartal ketiga dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Analisis data Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan proporsi pertumbuhan dunia yang berasal dari China diperkirakan meningkat dari 26,8 persen pada 2021 menjadi 27,7 persen pada 2025, menurut perhitungan Bloomberg.

IMF mengatakan pertumbuhan China pada dasarnya adalah satu-satunya alasan mereka mengharapkan output global menjadi 0,6 persen lebih tinggi pada akhir 2021 dibandingkan dengan akhir 2019.

Namun, pemulihan ekonomi ini bukan tanpa celah. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi China hanya 0,7 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Padahal, tahun ini pemerintah China mengharapkan pertumbuhan ekonomi 6 persen.

Pertumbuhan ekonomi masih belum sesuai dengan yang diharapkan karena belanja konsumen masih lambat. Bahkan, dengan virus corona yang terkendali, belanja konsumen 9 persen lebih rendah dalam delapan bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top